DIGITAL BOOK SOLUSI YANG BERARTI
Secara umum, orang mengenal dan
mengetahui contoh nyata dari sebuah dokumentasi adalah dari catatan atau tulisan. Dengan catatan dan
tulisan itulah, orang bisa mengetahui maksud yang terkandung dari dokumentasi
tersebut. Dahulu Manusia menyampaikan pesan melalui prasasti, prasasti ini
merupakan salah satu contoh bentuk dokumentasi. Kemudian, setelah kertas
ditemukan oleh bangsa Cina pada tahun 101 Masehi, kegiatan tulis-menulis
semakin maju dan berkembang. Bahkan, setiap peristiwa dan kejadian yang menimpa
umat manusia dapat di abadikan (dokumentasi sejarah) dengan baik.
Seperti kita ketahui, buku cetak
memerlukan dukungan bahan baku (kertas). Bahan baku kertas ini bersumber
dari alam, yaitu tumbuhan dan pepohonan (serat selulosa dan hemiselulosa) yang
mengakibatkan penggundulan hutan terus terjadi. Upaya untuk melakukan
penghijauan kembali (reboisasi), cenderung lambat. Kondisi seperti ini jelas
akan mengakibatkan pasokan bahan baku kertas berkurang. Imbasnya, tentu saja
melambungnya harga kertas. Apabila harga kertas tinggi, maka harga sebuah buku
menjadi mahal.
Memang ironis sekali, di saat bangsa
Indonesia sedang berupaya dengan sungguh-sungguh untuk memberikan layanan
pendidikan kepada rakyat, namun di sisi lain harga buku melambung tinggi. Kondisi
demikian menyulitkan keuangan para orang tua murid yang sebagian besar
melakukan cicilan pembayaran untuk membeli buku, baik tingkat SD, SMP,
SMA, maupun perguruan tinggi.
Tidak menutup mata mayoritas penduduk
Indonesia berada pada golongan menengah ke bawah. Konsentrasi orangtua pada
golongan ini tentu saja tertuju pada masalah biaya ekonomi rumah tangga. Namun,
ada sebagian orang tua yang rela dan ikhlas bersusah payah mengupayakan
anak-anaknya agar dapat membeli buku sekolah. Tujuannya hanya satu, agar
anak-anaknya bisa pandai berguna bagi bangsa dan negara.
Meskipun di tengah impitan harga yang
melonjak tinggi, mereka pihak-pihak yang bergerak di bidang penerbitan media
cetak (pihak penerbit) masih sanggup bertahan dengan segala idealismenya dan
menjaga harga buku supaya terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat tiada lain
meski tidak dipungkiri di samping berhubungan dengan inkam tetapi ada yang
lebih penting yaitu berkenaan dengan betapa pentingnya arti sebuah dokumentasi
dan bukulah sarananya.
Mengingat begitu pentingnya peran dan
fungsi sebuah dokumentasi, para ahli dan pakar di bidangnya memikirkan cara
untuk membuat sebuah dokumentasi. Dengan tujuan, dokumentasi tersebut mudah
dibaca, dipahami dan digunakan, akan tetapi dari gambaran tersebut masih ada
ancaman lain yang menunggu, yaitu masalah pelapukan kertas. Bila tidak dirawat
dengan baik, buku mudah rusak. Bahkan berbagai gangguan seperti rayap,
lingkungan, dan suhu udara akan berpengaruh pada kelembaban menyebabkan
kualitas sebuah buku cepat sekali mengalami degradasi (kerusakan).
Maka sungguh disayangkan buku yang
sangat tidak ternilai harganya rusak seiring berlalunya waktu. Untuk itu tentu
diperlukan perawatan dan pemeliharaan yang intensif agar kualitas buku dapat tetap
terjaga dengan baik. Karena dilihat dari segi biaya pun, buku memerlukan dana
yang tidak sedikit.
Selanjutnya, karena kecintaan orang terhadap membaca dan menulis
semakin menurun, maka perlu mendapat dukungan yang maksimal dari pemerintah
untuk menjaga minat warga agar tetap senang membaca dan menulis meskipun banyak
tantangan yang harus dihadapi. Pemerintah bahkan semua orang khususnya yang berkecimpung dalam dunia
pendidikan perlu memikirkan satu terobosan baru untuk menciptakan buku yang
mudah didapatkann dan di akses oleh seluruh warga masyarakat,
Akhirnya para ahli melalui bidang
teknologi informasi berhasil membuat satu inovasi untuk mengatasi
masalah-masalah yang di hadapi dalam proses pembuatan dan perawatan buku cetak.
Inovasi itu adalah lahirnya buku digital (buku elektronik).
Apa sebetulnya Buku Digital atau (Digital
Book) ?
Menurut wikipedia
Buku elektronik (disingkat Buku-e atau ebook) atau buku digital
adalah versi elektronik dari buku.
Jika buku pada umumnya terdiri dari kumpulan kertas yang dapat berisikan teks
atau gambar, maka buku elektronik berisikan informasi digital yang juga dapat
berwujud teks atau gambar. Dewasa ini buku elektronik diminati karena ukurannya
yang kecil bila dibandingkan dengan buku, dan juga umumnya memiliki fitur
pencarian, sehingga kata-kata dalam buku elektronik dapat dengan cepat dicari
dan ditemukan. Terdapat berbagai format buku elektronik yang populer, antara
lain adalah teks polos, pdf, jpeg,
doc
lit dan html. Masing-masing format memiliki
kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan juga bergantung dari alat yang
digunakan untuk membaca buku elektronik tersebut.
Salah satu usaha untuk melestarikan
literatur berbentuk buku yang banyak jumlahnya dan memerlukan biaya perawatan
yang mahal adalah dengan melakukan transfer dari bentuk buku ke bentuk buku
elektronik. Dalam hal ini akan banyak ruang dan juga upaya yang dihemat untuk
merawat literatur-literatur tersebut.
Amazon Menjadi
salah satu perusahaan yang mengembangkan Buku elektronik ini, mereka menggunakan buku elektronik semakin
populer karena dapat dibaca kapan saja dimana saja dengan Kindle, salah satu tablet luncuran mereka. Buku elektronik dapat dibuka dengan
berbagai macam software diantaranya Adobe Acrobat, Microsoft Word dan masih banyak lagi
tergantung format yang dimiliki.
Pendapat lain menyebutkan E-book adalah singkatan dari Electronic Book atau buku
elektronik. E-book tidak lain adalah sebuah bentuk buku yang dapat dibuka
secara elektronis melalui komputer. E-book ini berupa file dengan format
bermacam-macam, ada yang berupa pdf (portable document format) yang dapat
dibuka dengan program Acrobat Reader atau sejenisnya. Ada juga yang dengan
bentuk format htm, yang dapat dibuka dengan browsing atau internet eksplorer
secara offline. Ada juga yang berbentuk format exe. Pada kebanyakan e-book
menggunakan bentuk format pdf. Karena lebih mudah dalam mempergunakannya dan
mudah dalam mengolah security.
Seiring berkembangnya dunia digital saat
ini, ebook juga berkembang menjadi suatu produk yang sangat disukai oleh
orang-orang. Selain ebook dalam bentuk pdf, kita juga dapat menjumpai ebook
dalam bentuk exe. Sama seperti ebook berbentuk pdf, ebook dalam bentuk exe ini
juga harus kita installernya. Agar nantinya kita dapat membaca ebook tersebut.
Dunia
ebook saat ini memang menjadi suatu trend dan sangat memudahkan orang-orang
penulis untuk dapat menyebarkan tulisan-tulisannya dengan mudah dan gampang.
Dengan pemikiran teknisnya aja, kita dapat membayangkan jika ebook tidak
memakan biaya yang sangat besar seperti halnya dengan sebuah
buku. Macam-macam tulisan banyak terdapat dalam ebook yang mempunyai
berbagai kategori penulisan juga. Nah,anda dapat download e-book gratis dari
saya.
Banyak kelebihan dari buku digital
diantaranya :
1) Penulisan atau pencatatan pada buku
digital (buku elektronik) menggunakan media komputer (PC/Laptop).
Saat ini komputer sudah menjadi
kebutuhan bagi setiap orang dan bukan dianggap barang mewah lagi, karena
beragam bentuk dan jenis pekerjaan baik perusahan besar maupun kecil dilakukan
dengan menggunakan sarana komputer,contoh dengan internet, e-mail, chatting, dan video
confrence. Dan semakin terjangkaunya harga komputer oleh masyarakat, kegiatan
menulis dan membaca dilakukan dengan komputer, termasuk di dalamnya proses
pembuatan buku digital,
2) Sumber daya yang digunakan adalah
energi listrik. Dengan demikian, ketergantungan terhadap bahan baku
kertas dapat dikurangi. Kerusakan hutan Indonesia mencapai 3,8 juta hektar per
tahun atau sekitar 7,2 hektar rusak setiap menit. Setidaknya dalam hal ini
secara tidak langsung, kita ikut berpartisipasi dalam melestarikan lingkungan.
3) Ancaman pelapukan kertas dapat di
atasi dengan jalan di-scan (konversi dari kertas ke digital/elektronik).
Kita bisa mengambil pelajaran pada Perpustakaan Nasional London yang berencana
memindahkan sebagian besar buku koleksinya ke dalam bentuk digital.
Daftar Pustaka :
http://teknologi.kompasiana.com/internet/2012/01/04/memilih-buku-cetak-atau-buku-digital-424655.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar